Optimizing Adsense Ad Position and Format

Ada perasaan senang mengetahui earning adsense saya sudah melewati $400 sejauh ini. Tidak terlalu “ngisin-ngisini” (malu-maluin) seandainya direlease ceknya dan dipajang di blog ini. Seorang teman chating sesama adsense publisher bertanya, “Kok belum dicairkan Mas?”. Saya jawab, “KTP saya belum jadi. Lagi pula saya berusaha sabar dan menahan diri.” Ya, menurut pengalaman saya, kesabaran dan keuletan sangat penting bagi mereka yang menekuni bisnis ini. Termasuk sabar dan ulet dalam bereksperimen untuk menemukan formula yang optimal tentang posisi dan format iklan yang bisa menghasilkan earning maksimal. Sudahkah Anda melakukannya?

Kali ini saya akan berbicara mengenai pentingnya posisi dan format iklan yang tepat. Tetapi, perlu diingat, tepat menurut saya belum tentu tepat bagi Anda. Pengalaman setiap orang berbeda-beda. Namun, belajar dari referensi dan pengalaman banyak orang di internet, dapat saya ambil kesimpulan beberapa format dan posisi iklan yang paling banyak diklik pengunjung:

- Ad unit: large rectangle 336x280, tepat di atas content.
- Ad unit: wide skycraper 160x600, di sidebar kiri dan kanan.
- Ad unit: large rectangle 336x280, di bawah content, atau di antara content dan comment.
- Link unit: 728x15, tepat di bawah header

Untuk menjelaskan posisi dan format iklan yang potensial diklik pembaca, Google telah membuat peta panas (heat map) berikut ini:



Tetapi, di blog resmi Adsense sendiri, peta panasnya menampilkan gambaran yang sedikit berbeda. Silakan pilih, mana yang menurut Anda sesuai dengan situs/blog Anda.

Jika Anda menggunakan wordpress dengan hosting sendiri, Anda bisa menambahkan sebuah large rectangle 336x280 di single page (detail page), dengan posisi tepat di bawah judul artikel. Tetapi kalau diterapkan di blogger, maka iklan akan tampil juga di halaman index di bawah judul setiap postingan, yang tentunya akan mengganggu bagi pembaca.

Google membatasi jumlah iklan Adsense yang boleh dimuat dalam satu halaman, maksimal: 3 ad unit, 3 link unit, 2 adsense for search, 3 referral ad.

Bagi Anda pengguna blogger/blogspot, ada fasilitas untuk meletakkan iklan adsense di antara postingan yang dinamakan Inline Ads. Jumlahnya bisa diatur, apakah setiap 1, 2, atau 3 postingan. Tapi Anda harus berbagi prosentase bagi hasil dengan Blogger bila Anda melakukan ini.
Jika Anda setuju, klik Template -> Page Element.
Pada Blog Posts, klik Edit.
Kemudian klik kotak Show Ads Between Posts untuk mengaktifkan iklan di postingan.
Lalu muncul kotak Configure Inline Ads.
Pilih interval tampilnya iklan antar postingan (Show after every ...), lalu pilih Format. Untuk Colors, sebaiknya pilih Blend agar warna iklan menyesuaikan sendiri dengan design template.

Selamat bereksperimen!